Skip to main content

Posts

Juragan.. Juragan Lagi

Warga Nagan, Juragan.... Juragan lagi.  Sudah sebulan berita tentang Juragan terus berkibar dari Nagan Raya. Berbagai media cetak dan online terus memuat kelanjutan dari berita Juragan tersebut dan Salah satu media cetak lokal kembali memberitakan Juragan. Juragan yang diduga ikut dalam penganiayaan terhadap dua anak muda Riki dan Fadil beberapa waktu lalu telah membuat heboh seantero Nagan. Penganiayaan Riki dan Fadil ini diduga berkaitan dengan istri Juragan, Maya PS. Mereka diduga pernah semobil bersama, sehingga ada dugaan bahwa centeng   Juragan melakukan penganiayaan terhadap kedua pemuda tersebut. Sudah ada beberapa yang ditangkap dan dijadikan tersangka. Belum terbukti memang, namun pengadilan akan lebih terbuka nantinya. Kenapa Isu Juragan tak pernah berhenti. Terus menerus di update oleh wartawan sebuah media lokal yang berpengaruh, seperti juga yang terjadi pada hari ini (14/9/2013). Pihak Polres Nagan Raya telah menyerahkan kasus tersebut ke ...

Dua Tahun Ampon Menyapa Nagan Lagi

Salam Warga Nagan, Dua tahun tiga bulan sudah kita tak bersapa. Apa kabar? Wah.... sangat banyak ya berita yang beredar di Nagan kita yang tercinta. Mohon maaf untuk warga Nagan, Ampon tidak bersapa selama ini. Ampon sibuk? ya... Sangat sibuk. Akan tetapi Ampon memang sudah bosan dengan suasana itu-itu saja. terakhir Ampon sapa. Nagan masih tetap seperti sedia kala. Ampon hanya bisa berjanji bahwa Ampon akan sering-sering menyapa warga Nagan. Tentu dengan isu baru yang beredar. Ampon akan sering-sering mengabari warga Nagan dalam sudut pandang Ampon. Jadi mohon agar isu-isu yang beredar teruslah di update ya. Benahi terus Nagan Kita

Tiada judul - sapaan saja

Salam warga Nagan, Apa kabar semua warga Nagan. sudah lama Ampon tidak menulis di blog kita ini. bukan Ampon malas menjumpai warga Nagan, tetapi Ampon terjelang dengan kebosanan yang mendera parah. sehingga setahun sudah Ampon tidak menyapa warga Nagan. Sungguh waktu yang lama. Apalagi Ampon melihat tiada isu yang berkembang dengan wah. sehingga Ampon tiada latah untuk mengomentarinya. Dan inilah alasan utama bagi Ampon tiada menjumpai semua warga Nagan lewat dunia maya. Warga Nagan, ampon juga bingung kenapa warga Nagan semakin berkurang kritisnya. Apakah tiada lagi orang yang berani untuk kritis terhadap kebijakan pemerintah di Nagan Raya. Ampon bertanya itu di dalam hati. Kemana hampir 100 ribu warga Nagan?? Apakah kebijakan terhadap publik memang bisa dinikmati oleh semua pihak. Ataukah tekanan terhadap publik untuk bersuara sangat besar. Ada memang selentingan kabar yang Ampon dengar bahwa pembungkaman terhadap kekritisan seorang aktivis di Nagan Raya agar jangan sering berkomenta...

Ulama yang Terus eksis di Mata Masyarakat

Dear Ampon, Berikut ilustrasi bagaimana para ulama zaman dahulu bisa terus eksis dan pamornya tidak pernah turun di mata masyarakat. Semoga dengan tulisan ini bisa menggugah para ulama petualang yang telah meninggalkan komunitas dan umatnya. Semoga... Ampon hanya menggugah, bukan mencerca para ulama Nagan Raya atau yang mengaku ulama (teungku) yang lebih dekat dengan penguasa. Sehingga masyarakat semakin tidak punya pegangan lagi. Kalau begitu Nagan Raya akan semakin terpuruk dengan kondisi yang seperti selama ini. Berikut Ampon materi yang dipetik dari situ Hidayatullah.com Imam Malik (179 H ) diminta oleh Khalifah Harun Ar Rasyid untuk berkunjung ke istana dan mengajar hadits kepadanya. Tidak hanya menolak datang, ulama yang bergelar Imam Dar Al Hijrah itu malah meminta agar khalifah yang datang sendiri ke rumah beliau untuk belajar,”Wahai Amiul Mukminin, ilmu itu didatangi, tidak mendatangi.” Akhirnya, mau tidak mau, Harun Ar Rasyidlah yang datang kepada Imam Malik untuk belajar...

Kemewahan yang Terus Didewakan Pemkab Nagan

Media Serambi Indonesia hari ini, Rabu 18 Februari 2009 memuat iklan pelelangan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintahan Nagan Raya pada halaman 12. Sungguh ironi, disaat krisis global yang terus mendera, kemiskinan secara sistematis terhampar di depan mata. Pemerintah Nagan Raya masih tetap melakukan pengadaan barang mewah. Pembelian Mobil Toyota Prado dengan pagu anggaran Rp. 823.000.000.- (delapan ratus dua puluh tiga juta rupiah) sungguh menistakan keinginan rakyat, agar pemerintah lebih memperhatikan perekonomian rakyat. Sementara di sisi lain Aceh Barat pada harian yang sama menyebutkan bahwa akan memiliki pabrik minyak kelapa, suatu kebutuhan langsung yang dibutuhkan oleh rakyat ketika harga minyak goreng semakin tinggi. Tapi sekali lagi pemerintah Nagan Raya tidak bergeming dan lebih memiliki hati. Padahal dengan dibangun fasilitas serupa PAD (Pendapatan Asli Daerah) akan semakin meningkat. Coba bayangkan, berapa orang yang bisa dibantu bila dibagi rata untuk pemberian modal usah...

Minyak Goreng Murah ... MinyaKita Diluncurkan

Salam warga Nagan, dari Jakarta kemarin tanggal 28 Januari 2009 diberitakan bahwa pemerintah meluncurkan produk minyak murah yang didukung dan di produksi oleh 24 produsen (pabrik) minyak goreng nasional. Berikut Ampon kutip dari (ANTARA News) : "Minyak kemasan ini diharapkan bisa segera menjaga stabilitas harga minyak goreng di pasar dalam negeri, meningkatkan higienitas, dan mendorong pengembangan industri kemasan dalam negeri untuk melayani masyarakat luas, bukan saja konsumen di ritel moderen,"kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu saat peluncuran MINYAKITA di Kelurahan Duren Sawit , Jakarta Timur, Rabu. Menurut Mendag, selama bulan Januari ini produksi MINYAKITA ditargetkan mencapai 250 ton dan seterusnya ditargetkan mencapai 4.500 ton per bulan. "Setelah peluncuran di Jakarta, MINYAKITA akan mulai beredar lebih luas secara bertahap pada Februari 2009 ini,"ujarnya. Mendag mengatakan MINYAKITA saat ini dijual dengan harga Rp6.000 per liter berbarengan denga...

Fatwa Haram Rokok dan Kenaikan Cukai Rokok

Ini menjadi berita buruk bagi pecandu rokok Nagan Raya. Ada dua berita besar yang kita baca di koran dan kota lihat lewat media Televisi. Dan kedua berita besar ini menjadi headline surat kabar dan televisi nasional. Yang pertama kita bahas dulu hasil Munas MUI (Majelis Ulama Indonesia) yang berhasil menuntaskan munas mereka dua hari yang lalu dan melakukan beberapa buah fatwa diantaranya: Fatwa tentang Rokok Haram; fatwa ini lebih dikhususkan bagi Ibu Hamil dan anak-anak yang mengalami atau mau menjadi pecandu rokok. Fatwa Tentang Pemilu; yaitu haram hukumnya bagi pemilih yang memilih golput. Umat Islam wajib memilih pilihan dari partai Islam dan yang menjunjung ajaran Islam. Fatwa tentang Aborsi; Bagi korban perkosaan boleh melakukan aborsi bila menganggap itu menjadi beban bagi dia. Itu tiga fatwa yang paling mendasar yang berhasil dikeluarkan oleh Munas MUI. Dan implikasi tersebut bahwa jelas, bagi perokok terutama anak-anak dan wanita hamil bila masih tetap melakukannya masih dia ...