Beutong Ateuh dulunya adalah sebuah kawasan terpencil yang sering terabaikan dan jarang terakses oleh pemilik wilayah sang Kabupaten Nagan Raya. Masyarakat Beutong Ateuh walapun ber-KTP Nagan Raya, lebih sering berinteraksi dengan Kabupaten Aceh Tengah. Sembako dan barang lainnya sering dipasok dari Takengond an sekitarnya. Karena alasan lebih mudah diakses jalannya dibandingkan ke Ulee Jalan kota kecamatan terdekat dari Beutong Ateuh. Setelah perjuangan maha panjang Beutong Ateuh dengan 4 (empat) gampongnya berhasil melahirkan sebuah kecamatan Beutong Ateung Benggala. Benggala/Banggalang: Diambil dari nama raja pertama sekaligus pendiri Kerajaan Beutong, yaitu Teuku Peusunu yang dikenal dengan gelar Teuku Raja Beutong Benggala (atau Teuku Beutong Banggalang). Jadi, Beutong Ateuh Benggala artinya adalah wilayah Beutong Ateuh yang didirikan oleh Raja Beutong Benggala. Pernah dikisahkan juga Beutong Ateuh sebagai wilayah pertahanan terakhir Cut Nyak Dhien dalam melawan Belanda. Denga...
Warga Nagan, Berikut Ampon memposting sebuah cerita menarik yang mungkin bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua Pada suatu kesempatan ketika sedang Jum'atan, seorang Ustadz bercerita dialog antara Malaikat dan Allah. Dialog terjadi berawal dari keputusan Allah yang membuat Malaikat menjadi bertanya-tanya...? Masalahnya perihal ada seorang raja yang shaleh terlihat nasibnya kurang baik. Tetapi di daerah lain ada seorang raja yang zalim, nasibnya lebih baik dari pada raja yang shaleh tadi. Kisahnya begini. Pada suatu ketika raja yang shaleh menderita sakit keras dan untuk bisa sembuh, seorang tabib mengatakan agar raja itu memakan ikan tertentu.bukan ikan yang biasa, masalahnya ketika ikan itu dicari.. Ternyata saat itu ikan tidak dapat ditemukan. Padahal seharusnya pada saat itu biasanya ikan sejenis itu banyak bermunculan..Tapi berhubung Allah berkehendak lain, ikan tersebut tidak muncul-muncul, akhirnya wafatlah sang raja yang shaleh itu karena tidak mendapat obat....