Friday, July 21, 2017

Gubernur Aceh dan Kearifan Berpolitik

Warga Nagan,

Isu lokal sudah sering Ampon angkat selama ini, namun kali Ampon angkat sedikit isu seputar pelantikan Bupati yang dilakukan oleh Gubernur Irwandi di seluruh Aceh.

Ada yang menarik pada beberapa pelantikan yang dilakukan oleh Irwndi Yusuf kali ini, bahwa beliau menerbangi pesawat kecilnya yang dikenal dengan nama Eagle One sudah banyak yang tahu. Namun bahwa Mualem - Muzakkir Manaf mendampingi Irwandi adalah sesuatu yang menarik. Karena ditataran akar rumput, mereka dianalogikan tidak bisa bersama.

Namun Irwandi ternyata bisa mematahkan isu yang tidak benar ini, Irwandi bahkan mengajak Mualem untuk terbang bersama pada beberapa pelantikan  Bupati/Wakil Bupati. Kemarin Mualem dibawa terbang ke Sinabang Kabupaten Simeulue oleh Irwandi untuk menghadiri pelantikan Bupati/Wakil Bupati Simeulue.

Jagad media sosial heboh banget, ternyata mereka bisa sama-sama dan bersama. Tidak seperti yang dinyatakan di medsos bahwa mereka berdua tidak bisa kompak. Tapi mereka berdua sudah sehati, kalau sama-sama bisa mundur selangkah untuk kebaikan Aceh ke depan, Aceh diharapkan akan lebih maju secara bersama. Tidak ada yang kalah dan menang. Menang bersama, tidak terpecah belah. Inilah mungkin yang ingin dijaga oleh Irwandi dan Muzakkir Manaf, kearifan dalam bernegara dan berpolitik demi Aceh yang damai dan makmur.

Ampon harapkan begitu juga untuk Nagan Raya, di provinsi para pemimpin formal dan non formal sudah bisa akur, apalagi yang kita tunggu untuk Nagan Raya. Ayo kita bersama-sama sebagai warga Nagan membangun kampung yang kita cintai ini, tak ada yang kalah menang lagi. Itu sudah lewat. Sekarang bagaimana setelah pelantikan Bupati pada bulan Oktober nanti, kita bisa bersama, seiring sejalan dalam kedamaian untuk kemakmuran Nagan Raya yang kita cintai.

Ayo.... berubah dan membangun bersama.

Foto: Serambi Indonesia

Thursday, July 20, 2017

Move on Donk..

Assalamualaikum wr.wb.

Warga Nagan,

Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Nagan Raya sudah lewat beberapa bulan, prosesnya pun sudah selesai. Hanya tinggal pelantikan Bupati/Wakil Bupati terpilih saja. Waktunya pun sudah ditetapkan yaitu tanggal 8 Oktober 2017.

Namun ada sebahagian warga Nagan Raya yang belum bisa move on, berpindah ke lain hati maksudnya. Ampon hanya ingin memberikan sedikit masukan agar kita bisa realistis dalam hidup ini. Agar kita bisa menilai hidup dan kehidupan dari sisi yang berbeda dari sudut pandang alamiah kita,

Nagan Raya sekarang menjalani masa transisi kepemerintahan ke pemerintah yang baru, setelah rezim yang berkuasa selama 15 tahun bisa diputuskan oleh Warga Nagan lewat pilkada lalu. Mari sama-sama kita dukung pemerintahan baru, pelajarilah dari Pemilihan Gubernur Jakarta yang meninggalkan jejak perpecahan yang sangat dalam. Bahkan merembes sampai ke seluruh Indonesia.

Ayo move on donk. Jangan kita terlena, hidup masih lama. Kalau kita tidak bisa menyesuaikan diri dengan perubahan. Maka perubahan akan menggilas kita ke lembah yang paling dalam.

Move on..... warga Nagan demi perubahan ke arah yang lebih baik.


Saturday, July 15, 2017

I stand on the wrong side (Aku Berada di Tempat yang Salah)

Maria Tucker mengikuti ajang American Next Top Model Cycle 19 yang khusus ditujukan untuk mahasiswi yang potensial di seluruh America yang diikuti oleh puluhan ribu calon next top model American. Dia berhasil lolos 13 besar menyisihkan ribuan peserta lainnya, dan berhak mengikuti seleksi awal dengan sistem boarding/asrama.

Namun pada sesi ini Maria ternyata memilih mundur dari ajang yang benar-benar gadis-gadis seluruh dunia impikan, menjadi top model. Apa gerangan yang menjadi sebab Maria Tucker mundur dari ajang ini, ternyata hal sepele menurut para penikmat hedonis pada kalangan model. Maria dan teman-teman di asrama disuruh untuk berfoto dalam sesi foto bugil total (telanjang).

Para peserta American Next Top Model melewati sesi ini dengan mudah, namun tidak bagi maria.  Maria galau disuruh untuk telanjang, ketika seseorang melihat dia sedang  galau dan bertanya, ada apa dengannya? Maria menjawab;  Maria ingin pulang dan resign dari Ajang American Next Top Model Cycle 19.

Semua heboh, peserta heboh dan pengelola juga heboh. Banyak yang membully dia dengan menyebut dia bodoh, sok pandai,  tidak pandai mengambil kesempatan, rugi dia sebagai mahasiswa harvard yang pinter, membuat malu almamaternya Universitas Harvard karena berhenti sebelum dieliminasi. Banyak lagi sebutan orang lain terhadap dia karena keputusan Maria yang tidak populer ini.

Tahukah anda apa yang maria jawab terhadap tuduhan dari teman atau mitra dia dalam  ajang American Next Top Model Cycle 19?

MY BEING HERE IS WRONG. I STAND ON THE WRONG SIDE.

(KEBERADAANKU DI SINI SALAH. AKU BERADA DI TEMPAT YANG SALAH)

Sungguh sebuah jawaban diluar prediksi orang semua,  peserta yang lain menyebutnya bodoh dan idiot, tapi bagi maria akan lebih idiot bila dia terus melanjutkan ajang ini. Maria mengikuti kata hadinya. Bukan hanya Harvard yang akan dia permalukan, tapi dia juga akan membuat malu keluarganya. Dia tidak akan pernah bisa untuk berfoto telanjang. Dia lebih memilih pulang, dari pada tenar namun disuruh telanjang. Sungguh sebuah pilihan yang cerdas dari sebuah nurani yang bermoral tinggi, yang bagi sebagian orang merupakan pilihat teridiot yang telah dia pilih.

Namun bagi Maria itulah sebuah kebenaran, belum tentu pilihan orang banyak itu sebuah kebenaran. Kalau dia lanjutkan, dia tidak akan bisa melanjutkan dengan tenang karena buka pilihan hati, tapi karena nafsu ingin tenar. Karena awal keberadaan dia di ajang ini disebabkan  hanya tergiur untuk ikut kontes saja lantaran banyak orang yang mengikutinya.

Maria betul-betul pulang dan membuang sebuah kesempatan yang sangat menggiurkan yang gadis-gadis lain impikan untuk berada di sini. Itulah pilihan hati, sebuah kejujuran yang sangat sulit untuk diambil.

Menjadi pembelajaran bagi kita umat muslim, yang selama ini mungkin sudah memiliki pandangan hedonis, yang memimpikan hidup bergelimang harta dan kemewahan. Apa saja dilakukan agar bisa meraihnya. Bahkan ada sebahagian orang berpendapat yang haram saja sulit untuk meraih apalagi yang halal. Sungguh sebuah pandangan yang menyesatkan. Dan betul-betul telah berada dalam kegamangan tingkat tinggi dalam peribadatannya sebagais seorang muslim.

Ampon hanya mengharapkan warga Nagan Raya yang Ampon cintai, agar dapat meraih kehidupan yang bermartabat dengan cara-cara yang legal sesuai kaidah-kaidah agama dan cita-cita negara yang kita cintai ini. Sudah banyak yang tergelincir dalam kehidupan yang hedonis, menghalalkan segala cara, namun akhirnya mereka sadar bahwa kehidupan seperti itu tidak akan mampu menyelamatkan dia dalam kehidupan duniawi maupun akhirat kelak. Dunia dia dihujat orang lain, akhirat dibal-bal oleh malaikat-malaikat Allah karena kehidupannya yang jauh dari agama.

Sukses selalu untuk warga Nagan yang bisa hidup dan meraih kehidupan sesuai dengan pilihan nurani, dan dapat menjalankannya secara seimbang dalam hidup dan kehidupannya.


Ayoo..... warga Nagan bangkitlah untuk perubahan yang lebih baik.

(Terinspirasi dan copas dari tulisan Fissilmi Hamida. Thanks Mba' Mimi)

Friday, July 14, 2017

Bersatu, No Eforia Kemenangan Pilkada Nagan Raya

Dear Warga Nagan,

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang telah berlalu selama 5 bulan belakangan ini meninggalkan jejak-jejak yang positif dan negatif bagi perkembangan Nagan Raya yang bermartabat ke depan.

Dukungan politik antara lawan dan kawan di kalangan grass root sangat mengkhawatirkan. Bagi yang menang timbul eforia - kegembiraan yang sangat tinggi dan berlebihan - karena keberhasilan dalam menumbangkan rezim yang telah berkuasa selama hampir 15 tahun berdirinya Kabupaten Nagan Raya.

Bagi pendukung yang merasa kalah juga sangat khawatir dengan masa depan kehidupan mereka dalam berpolitik dan posisi pemerintahan. Apalagi kalangan yang selama ini dikenal sebagai ring1, ring2 dan ring-ring berikutnya. Pesimistis kehidupan sangat terasa bagi mereka dalam karirnya ke depan. Namun bagi yang berjiwa besar dapat melihat bahwa ini adalah proses dari kehidupan itu sendiri. Mereka harus bisa menyesuaikan diri dengan hidup dan kehidupan berpolitik dan bernegara.

Dan Ampon merasa inilah yang bisa membangkitkan Nagan Raya dari berpecah belah karena dukung-mendukung. Proses pemilukada usai ketika pelantikan bupat/wakil bupati nanti bulan Oktober. Mereka adalah bupati/wakil bupati kita selama 5 tahun ke depan. Bagi yang kalah jangan berkecil hati, berjiwa besarlah menghadapi kenyataan di depan mata kita ini. Dan bagi yang menang janganlah terlalu eforia terhadap kemenangan ini.

Pesan Ampon, Jangan  Eforia terlalu berlebihan akan menghasilkan kekecewaan yang tinggi bila nafsu tidak tercapai.

Ayo kita dukung pemerintahan ke depan lebih baik. Bersatulah untuk kemenangan Nagan Raya yang kita cintai ini.

Ayoooo... Nagan Raya berbenah demi perubahan.

Wednesday, July 12, 2017

Nagan Raya New Hope

Dear Warga Nagan,

Pasca Pemilukada 2017 ini suasana baru dengan keinginan perubahan sangat tinggi di kalangan masyarakat. Semua level masyarakat menginginkan perubahan Nagan Raya ke arah lebih baik. hampir 16 tahun masyarakat Nagan dalam satu generasi pemerintahan, dibawah pimpinan Bupati Drs. H.T. Zulkarnaini - dikenal dengan sebutan Ampon Bang - yang telah memerintah selama lebih kurang 14 tahun dalam suasana kepemerintahan yang terkontrol pada sosok  sang Bupati.

Rakyat telah menentukan pilihan pada pemilukada yang dilaksanakan tanggal 15 Februari 2017 lalu, Drs H. M. Jamin Idham yang berpasangan dengan Khalidin Oesman memenangkan proses demokrasi ini. Rakyat Nagan telah memilih untuk sebuah perubahan, apapun yang masing-masing warga pilih, mereka telah memimpikan perubahan dari klan penguasa lama. Pasangan T. Keumangan - Said Junaidi yang didukung oleh Bupati incumbent sebagai pewaris dari klan Ampon Bang berhasil dikalahkan. Sehingga harapan warga Nagan untuk berubah dapat dilakukan.

Warga Nagan yang Baik.

Keinginan kita untuk berubah ini sangat besar, dan ini merupakan sebuah amanah yang maha berat bagi pasangan terpilih Drs H. M. Jamin Idham - Khalidin Oesman yang sama-sama kita banggakan. Embankan pada pundah mereka amanah yang bisa mereka laksanakan, bek cet langet . Sehingga Drs H. M. Jamin Idham - Khalidin Oesman dapat melaksanakan tugas dengan baik dan amanah.

Mari kita kawal mereka, mulai dari penyusunan RPJM untuk 5 tahun akan datang yang sekarang sedang dilaksanakan oleh Bapppeda Kabupaten Nagan Raya. Mari kita masukkan program-program yang sesuai dengan kondisi dan budaya lokal Nagan Raya, kepada para anggota TIM RPJM ini kita amanahkan agar memasukkan program-program yang pro rakyat.

Ampon hanya bisa mengawal dari dunia maya untuk perubahan yang kita dambakan. Semangat terus warga Nagan yang sangat Ampon cintai.


Ayooooo...  berubah.

Saturday, December 19, 2015

Tambang Emas di Nagan Raya

Nagan Raya adalah sebuah kabupaten yang sangat kaya dengan sumber daya alam, disamping usaha perkebunan yang sudah duluan ada. Sepuluh tahun terakhir usaha tambang kembali menggeliat dengan sukses. Banyak peluang usaha tambang sudah dibuka di Nagan Raya. Pengelolaan tambang di Nagan Raya ada yang dikelola oleh perusahaan besar ada juga usaha yang dikelola oleh rakyat.

Usaha tambang yang membutuhkan sumber dana besar, seperti batu bara dikelola oleh perusahaan besar dari luar Aceh, dan usaha ini sudah berkembang. Walaupun saat ini usaha tambang batu bara ini dalam suasana yang kritis karena harga batu bara yang sangat rendah, namun usaha ini masih menjadi primadona bagi perusahaan luar Aceh.

Sementara usaha tambang skala kecil banyak yang dikelola oleh putera lokal Nagan Raya seperti usaha tambang emas. Usaha-usaha ini banyak dikelola oleh orang-orang lokal, mulai dari pemilik alat berat sampai pada buruhnya. Hampir semua adalah orang lokal Nagan Raya.

Krueng Cut Kecamatan Beutong merupakan kawasan yang sangat terkenal bagi penambang emas dari rakyat kebanyakan ini, usaha di wilayah ini sudah timbul tenggelam. Era 80-an Krueng Cut sudah pernah dieksplorasi oleh pengusaha dari luar Aceh. Namun entah kenapa pengusaha ini tidak berlanjut. Era sebelum konflik 90-an juga tambang emas dikawasan ini sangat ramai, seiring konflik Aceh mulai terjadi. Perlahan-lahan perusahaan tambang emas lewat koperasi ini, mati secara perlahan-lahan.

Akhir 2014 dan awal tahun 2015 Krueng Cut mulai menggeliat kembali, dengan kembalinya penambang-penambang rakyat yang menggunakan alat berat. Krueng Cut kawasan yang hampir mati selama konflik tiba-tiba ramai lagi. Banyak penambang berdatangan terutama penduduk sekitar. Alat-alat berat di kawasan ini hidup siang dan malam, demi bergram-gram emas.

Banyak yang kaya mendadak bila kawasan tambang yang dia kelola memperoleh hasil yang bagus, namun tidak sedikit yang tidak berhasil hanya impas-impas modal usaha.

Tiba-tiba datang khabar lewat media lokal bahwa penambangan liar di Kawasan Krueng Cut digerebek oleh polisi dengan melakukan penyitaan alat berat jenis Beko (eskavator). 7 buah beko disita pada tanggal 3 November 2015 lalu. kemudian ada khabar dikeluarkannya edaran dari Pemerintah Kabupaten Nagan Raya yang melarang penambangan di kawasan ini. Kawasan ini ditutup karena tidak ada perizinan. Apakah ini menjadi awal dari matinya kawasan ini kembali? 

Ternyata tidak, masih banyak warga yang sampai sekarang yang tetap menambang emas baik secara tradisional maupun modern lewat alat berat di kawasan ini. Semoga Pemda mau mencari solusi untuk penambang-penambang ini, apakah dengan melegalkan lalu melakukan kutipan pajak. ataukah cara elegan lainnya. Sehingga perekonomian Nagan Raya bisa bergairah kembali. Tentunya kutipan-kutipan ilegal dihindari oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab, sehingga PAD daerah Nagan Raya bisa bertambah banyak.

Ayo Nagan Raya bangkitlah, gairahkan perekonomian rakyat.


Kenapa Garuda Indonesia Menutup Rute Nagan Raya?

Dear warga Nagan,

Masih ingatkan warga Nagan bahwa Garuda Indonesia Airways (GIA) pernah membuka rute penerbangan Kuala Namu Medan - Nagan Raya. Tanggal 2 Februari 2015 merupakan hari pertama pesawat garuda mendarat di lapangan terbang yang kita cintai itu. 

Sesuai dengan rilis dari Garuda bahwa penerbangan ini dilayani sebanyak 4 kali penerbangan dalam seminggu, yaitu Senin, Selasa, Kamis dan Sabtu. Kode penerbangan pesawat yakni GA 7122 yang berangkat dari Kuala Namu Medan pukul 08.50 dan tiba di Bandara Nagan Raya pada pukul 09.50 WIB.
Kemudian, berangkat kembali dari Nagan Raya (Meulaboh) dengan GA 7123 pada pukul 10.20 WIB dan tiba di Kuala Namu pada pukul 11.25 WIB.GA 7123 pada pukul 10.20 WIB dan tiba di Kuala Namu pada pukul 11.25 WIB.

Namun yang menjadi pertanyaan Ampon, kemana Garuda Indonesia tersebut sekarang, kenapa hanya melayani penerbangan kurang lebih sebulan saja mereka menjalani pelayanannya di Nagan Raya. Apakah kurangnya antusiasme masyarakat dalam menggunakan fasilitas dari Garuda ini, ataukah ada unsur lain. 

Banyak pertanyaan yang muncul ke permukaan, namun tidak ada jawaban yang pasti. Dari isu dan kabar burung yang berkembang, ampon mendengar bahwa Garuda ditekan oleh pihak pemerintah Nagan Raya dalam hal ini Bupati Nagan Raya pada Garuda agar menggunakan fasilitas dan membuka kantor di Nagan Raya. sementara Garuda sebelum melayani penerbangan sudah membuka kantor di Meulaboh tepatnya di komplek Hotel Tiara Meulaboh.

Garuda kabarnya sudah mau menggunakan fasilitas hotel di Nagan Raya namun soal kantor tidak lagi bisa membuka di Nagan Raya, termasuk fasilitas snack yang sudah dilakukan kontrak dengan sebuah usaha di Meulaboh tidak mungkin dibatalkan lagi, Garuda menganggap persoalan bisnis dan plus minus lainnya. 
dari persoalan-persoalan tersebut terus lahir perseoalan baru lainnya, sehingga tidak ada kesepakatan yang bisa ditengahi antara Garuda dan Pemerintah Nagan Raya mengakibatkan penutupan izin layanan Garuda di Nagan Raya. Dan keputusan akhir adalah layanan Garuda ditutup. 

Itulah isu yang Ampon dengar, Apakah isu ini benar adanya? wallahualam. Hanya kedua pihak yang mengetahui.

Namun terlepas dari persoalan ini, bagi Ampon dan masyarakat pengguna jasa layanan penerbangan lainnya. Ini merupakan kesalahan fatal dan kerugian besar bagi Nagan Raya dan kawasan. Karena Garuda adalah salah satu perusahaan penerbangan terpercaya di dunia. Mereka tidak mau rugi. Dan bagi Nagan Raya sendiri, ini mengembalikan diri ke daerah yang tertutup dari akses luar. Padahal dengan banyaknya penerbangan akan memudahkan orang untuk mengunjungi suatu kawasan, seperti Nagan Raya yang sedang membangun ini.

Ampon dan Warga Nagan sangat menginginkan pemerintah mau lebih terbuka dalam berbisnis, jangan hanya karena kepentingan pribadi yang tidak bisa diakses, kepentingan orang banyak dikaburkan. Ayoooo.... Pemerintah Nagan Raya... berubahlah... Dunia semakin terbuka, jangan menutup diri.